
Disusun oleh : Kelompok 7
Kelompok
7 (XII-TKK)
Angota kelompok : 1.
Santoso ( 25 )
2. M Ulum ( 17 )
3. Deni M (
)
4. Regar P ( 21 )

SMKN 3 JOMBANG
Kata
pengantar
Segala
puji hanya milik Allah SWT. Shalawat dan
salam selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Berkat
limpahan dan rahmat-Nya penyusun mampu menyelesaikan
tugas makalah ini guna memenuhi tugas Ilmu Pengetahuan Alam.
Tentang Hutan Gugur deserta bioma yang
ada di dalamnya. Dan juga ekosistim yang ada di dalamnya . deserta flora
dan faunanya
Dalam penyusunan
tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun
penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain
berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala
yang penulis hadapi teratasi.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat
memperluas ilmu tentang kaitan,. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan
berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang
dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah
akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Semoga makalah ini
dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada
pembaca Saya sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari
sempurna. Untuk itu, kepada Bapak Guru saya
meminta masukannya demi perbaikan pembuatan
makalah saya di masa yang akan datang dan
mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.
Daftar isi
BAB 1
§ PENDAHULUAN. .
. . . . . . . . …………………………………………… 1
§ Tujuan Makalah dan Rumusan Masalah……………………………………
2
BAB II
§ Pengertian boima . .
. . . . . . . . . . ………………………………………… 3
§ Ciri
ciri hutan gugur . . . . . . . . . . . .
……………………………………… 3
§ Komponen
hutan gugur yang berupa flora dan fauna ……………………… 4
§ Aperanan
hutan gugur . . . . . . . . . . . ……………………………………… 6
§ Dampak
negative dan posotif dari eksploitasi terhadap hutan gugur ……… 7
BAB III
§ Kesimpulan Dan Saran . . . .
. . . …………………………………………… 8
BAB 1
PENDAHULUAN
Jika Anda bepergian di seluruh dunia, Anda
dapat mengunjungi gurun kering dengan banyak kaktus, Kutub Utara yang dingin
dengan kehidupan tanaman kecil,hutan gugur, atau hutan hujan tropis lembab, dan
lain-lain di tempat-tempat tersebut akan
Anda temui berbagai tumbuhan serta binatang yang di tempat-tempat tersebut sama
sekali berbeda, baik fisiknya maupun tingkah lakunya. Anda akan berpikir
bagaimana bisa makhluk hidup yang ada di belahan bumi tertentu bisa sama sekali
berbeda dengan makhluk hidup di belahan bumi lainnya.
Dapat ketahui bahwa antara faktor abiotik dengan faktor
biotik dalam ekosistem dapat saling mempengaruhi. Namun ada faktor abiotik yang
tidak dapat dipengaruhi oleh faktor biotik. Faktor abiotik ini berada pada
lingkup yang lebih luas, bahkan sangat menentukan jenis biotik baik tumbuhan
ataupun hewan yang mampu hidup di dalamnya. Faktor abiotik tersebut adalah
iklim regional atau iklim suatu tempat di permukaan bumi, yang dapat menentukan
jenis bioma(tumbhan dan hewan) di masing masing tempat tersebut..
Oleh karena itu pada kesempatan kali ini penulis akan
menjelaskan apa yang dimaksud dengan bioma dan apa sajakah faktor-faktor yang
menyebabkan bioma di bumi ini bisa berbeda-beda.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas dapat disimpulkan bahwa rumusan
masalah dari makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Apa yang dimaksud dengan
Bioma ?
2. Apa
ciri ciri hutan gugur ?
3. Apa
saja komponen hutan gugur yang berupa flora dan fauna ?
4. Apakah
peranan hutan gugur ?
5. Apa
saja dampak negative dan posotif dari eksploitasi terhadap hutan gugur ?
C. Tujuan Makalah
Berdasakan rumusan maslah di atas adalah dpat disimpulkan bahwa
tujuan makalah ini adalah sebagai berikut :
Untuk menjelaskan tentang perngertian
Bioma
1.
Pengertian boima
2.
Ciri ciri hutan gugur
3.
Komponen hutan gugur yang berupa flora dan
fauna
4.
Aperanan hutan gugur
5.
Dampak negative dan posotif dari eksploitasi terhadap
hutan gugur
6.
Baab II
Pembahasan
Pengertian Bioma
Bioma adalah sekelompok hewan dan
tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi geografis tertentu atau daerah habitat
darat yang memiliki vegetasi khas terhadap iklim utama sehingga tidak ditemukan
di daerah lain. Bioma terbagi menjadi beberapa jenis, ditentukan oleh iklim,
letak geografis, curah hujan dan intensitas cahaya mataharinya.
Ciri ciri Hutan Gugur
Terdapat di daerah yang memilki
4 musim (musim semi, panas, gugur dan dingin). Pertengahan-lintang
hutan gugur terletak di antara daerah kutub dan tropis Daerah ini beriklim
sedang dengan curah hujan merata sepanjang tahun antara 750-1000 mm per tahun
serta adanya musim dingin dan musim panas sehingga tumbuhan mengadakan
penyesuaian yaitu dengan menggugurkan daunnya menjelang musim dingin. Serta musim
yang mendahului musim dingin disebut musim gugur. Sejak musim gugur sampai
musim semi, tumbuhan yang menahun pertumbuhannya terhenti. Tumbuhan semusim
mati pada musim dingin. Yang tinggal hanya bijinya. Tumbuhan yang tahan dingin
dapat berkecambah menjelang musim panas. Persebaran tumbuhan dengan jarak
antara pohon-pohonnya tidak terlalu padat dan jumlah spesiesnya sedikit.
Bioma hutan gugur terdapat di daerah beriklim
sedang. Terletak pada kisaran 30 – 40 derajat lintang LU/LS. Bioma ini terdapat
di wilayah Amerika Serikat bagian timur, ujung selatan benua Amerika, Kepulauan
Inggris dan Australia. Adapun ciri-cirinya sebagai berikut:
a. Curah hujan
merata antara 750mm – 1.000 mm/tahun
b. Pohon-pohon
memiliki ciri berdaun lebar, hijau pada musim dingin, rontok pada musim panas
dan memiliki tajuk yang rapat.
c. Memiliki
musim panas yang hangat dan musim dingin yang tidak terlalu dingin.
d. Jarak antara pohon
satu dengan pohon yang lainnya tidak terlalu rapat/renggang
e. Jumlah/jenis
tumbuhan yang ada relatif sedikit
f. Memiliki 4
musim, yaitu musim panas-gugur-dingin-semi
g. Memiliki
tanah yang subur dan panjang, 5 sampai 6 bulan, musim tanam
Komponen Komponen Dalam Hutan Gugur
Hewan
Migrasi dan hibernasi adalah dua adaptasi yang
digunakan oleh hewan di bioma ini. Sementara berbagai burung bermigrasi, banyak
dari mamalia hibernasi selama musim dingin dingin ketika makanan dalam pasokan
pendek
Banyak
hewan mamalia hutan gugur juga memasuki keadaan dorman musim dingin yang disebut
hibernasi, dan beberapa spesies burung melakukan migrasi ke wilayah dengan
iklim yang lebih hangat. Masa pergantian dari panas menuju musim dingin
disebut musim gugur..
Adaptasi lain perilaku beberapa hewan telah
mengadopsi adalah penyimpanan makanan. Kacang-kacangan dan biji-bijian yang
banyak selama musim panas yang dikumpulkan oleh tupai, tupai, dan beberapa
jays, dan disimpan dalam cekungan pohon untuk digunakan selama musim dingin.
Suhu dingin membantu mencegah dekomposisi dari kacang-kacangan dan biji-bijian.
Fauna yang terdapat
pada bioma ini antara lain adalah srangga, burung, bajing, rakun, kiwi,
Tasmania,
dan reptile seperti kadal,bunglon, cicik, tolek, dll.. Mamalia yang biasanya
ditemukan di hutan gugur termasuk beruang, musang, tupai, sigung, tikus kayu,
dll.
Sebagian fauna pada
hutan gugur akan melakukan hibernasi ketika akan memasuki musim dingin sampai
dan akan berakhir ketika musim semi datang. Tujuan mereka melakukan hibernasi
adalah untuk menjaga agar tubuh mereka tetap hangat dan mengurangi kebutuhan
makanan karena sebagian besar tumbuhan tidak menghasilkan buah selama musim
dingin. Beberapa jenis tupai akan bekerja keras mengumpulkan makanan sebelum
musim dingin datang, makanan-makanan tersebut akan disimpan sebagai persediaan
selama musim dingin berlangsung.

Tanaman
Tumbuhan yang dominan adalah tumbuhan berdaun
lebar, seperti pohon oak, elm, maple , beech, hickory, seperti hemlock,
dan cemara. Pohon-pohon di hutan ini menghijau pada
musim panas, dan menggugurkan daunnya pada musim gugur, dan pada musim dingin
daunnya ‘habis’. Memasuki musim semi pohon-pohon tersebut mulai
menumbuhkan daunnya.
Sebuah
hutan gugur biasanya memiliki 3-4, dan kadang-kadang lima, lapisan pertumbuhan
tanaman.
Daun
pohon yang tinggi membuat lapisan atas pertumbuhan tanaman, dan mereka membuat
kanopi hutan cukup lebat. Meskipun kanopi yang cukup padat, hal itu
memungkinkan sinar matahari untuk mencapai lantai hutan. Sinar matahari ini memungkinkan
tanaman di lapisan lain untuk tumbuh. Lapisan kedua pertumbuhan tanaman
meliputi bibit dan jenis pohon yang secara alami lebih pendek perawakannya.
Lapisan ketiga (atau understory) akan mencakup semak. Herbal Hutan, seperti
bunga-bunga liar dan buah, membuat lapisan keempat. Selama musim semi, sebelum
daun daun pohon keluar, ramuan ini mekar dan tumbuh dengan cepat untuk
mengambil keuntungan dari sinar matahari. Lapisan kelima akan mencakup lumut
dan lumut yang tumbuh pada batang pohon.
Pada
musim semi, daun pohon mulai memproduksi tipis, luas, daun ringan. Jenis
struktur daun dengan mudah menangkap sinar matahari yang diperlukan untuk
produksi pangan (fotosintesis). Daun yang luas yang besar ketika suhu hangat
dan ada banyak sinar matahari. Namun, ketika suhu dingin, daun lebar mengekspos
terlalu banyak luas permukaan untuk kehilangan air dan kerusakan jaringan.
Untuk membantu mencegah kerusakan ini terjadi, daun pohon membuat adaptasi
internal dan fisik yang dipicu oleh perubahan iklim.
Temperatur
yang lebih dingin dan sinar matahari yang terbatas adalah dua kondisi iklim
yang menceritakan pohon untuk mulai beradaptasi. Pada musim gugur, bila kondisi
tersebut terjadi, pemotongan pohon dari pasokan air ke daun dan segel dari
daerah antara batang daun dan batang pohon. Dengan sinar matahari dan air yang
terbatas, daun tidak dapat terus memproduksi klorofil, “hijau” barang-barang di
daun, dan klorofil berkurang daun berubah warna. Tampilan indah daun merah,
kuning, dan emas brilian, terkait dengan hutan gugur di musim gugur, adalah
hasil dari proses ini. Kebanyakan daun pohon merontokkan daunnya, setelah daun berwarna coklat dan
kering.
Peranan
Hutan Gugur
Hutan Gugur merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sebagian besar masyarakat , karena hutan memberikan sumber kehidupan bagi kita semua. Hutan Gugur menghasilkan air dan oksigen sebagai komponen yang yang sangat diperlukan bagi kehidupan umat manusia. Demikian juga dengan hasil hutan lainnya memberikan berbagai manfaat bagi kehidupan masyarakat.
Pengelolaan hutan gugur bagi kesejahteraan masyarakat merupakan hal yang perlu menjadi perhatian bersama, baik oleh pemerintah, masyarakat maupun dunia usaha. Pemanfaatan nilai ekonomis hutan bagi harus seimbang dengan upaya pelestarian lingkungan hidup sehingga hutan tetap dapat dimanfaatkan secara adil dan berkelanjutan. Adapun fungsi hutan Gugur antara lain:
1. Fungsi Ekonomi
* sebagai penghasil kayu dan hasil hutan lainnya seperti rotan, damar dan lain-lain
* Sebagai penghasil devisa bagi negara
2. Fungsi Ekologis
* mempertahankan kesuburan tanah
* sebagai tempat untuk mempertahankan keanekaragaman hayati
3. Fungsi Klimatologis
* sebagai penghasil oksigen
* sebagai pengatur iklim
4. Fungsi Hidrolis
* sebagai pengatur tata air tanah
* sebagi penyimpan air tanah
* Mencegah intrusi air laut.
Hutan Gugur merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sebagian besar masyarakat , karena hutan memberikan sumber kehidupan bagi kita semua. Hutan Gugur menghasilkan air dan oksigen sebagai komponen yang yang sangat diperlukan bagi kehidupan umat manusia. Demikian juga dengan hasil hutan lainnya memberikan berbagai manfaat bagi kehidupan masyarakat.
Pengelolaan hutan gugur bagi kesejahteraan masyarakat merupakan hal yang perlu menjadi perhatian bersama, baik oleh pemerintah, masyarakat maupun dunia usaha. Pemanfaatan nilai ekonomis hutan bagi harus seimbang dengan upaya pelestarian lingkungan hidup sehingga hutan tetap dapat dimanfaatkan secara adil dan berkelanjutan. Adapun fungsi hutan Gugur antara lain:
1. Fungsi Ekonomi
* sebagai penghasil kayu dan hasil hutan lainnya seperti rotan, damar dan lain-lain
* Sebagai penghasil devisa bagi negara
2. Fungsi Ekologis
* mempertahankan kesuburan tanah
* sebagai tempat untuk mempertahankan keanekaragaman hayati
3. Fungsi Klimatologis
* sebagai penghasil oksigen
* sebagai pengatur iklim
4. Fungsi Hidrolis
* sebagai pengatur tata air tanah
* sebagi penyimpan air tanah
* Mencegah intrusi air laut.
Dampak negative dan posotif dari eksploitasi
terhadap hutan gugur
Dampak
negatife
Mengancam
kehidupan makhluk yang ada
Rusaknya
Hutan Gugur dapat mengancam habitat flora dan
fauna yang ada serta dapat mengancam pula terhadap keberlangsungan hidup
manusia yang menggantungkan hidupnya.
Pemanasan global
Dampak
Posotif
Hanya emengutungkan beberapa orang saja
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Bioma adalah sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di
suatu lokasi geografis tertentu
Hutan Gugur merupakan daerah yang memilki 4 musim
(musim semi, panas, gugur dan dingin). Pertengahan-lintang hutan gugur terletak di antara daerah kutub dan
tropis Daerah ini beriklim sedang dengan curah hujan merata sepanjang
tahun antara 750-1000 mm per tahun
Adaptasi hewan di Hutan Gugur derupa
Hibernasi, Migrasi,dan juga berupa pengumpulan mkan untuk cadangan makannya
Tumbuhan yang ada di
dalam hutan gugur cenderung tumbuhan yang mempunyai daun lebar levSedangakan
tumbuhan yang ada deradaptasi dengan cara menggugurkan daunya
Peranan hutan gugur
selain sebngai tempat flora dan fauna, serta kehidupan manusia Hutan Gugur juga
berperan sebangai sumper oksigen
Dampak terhadap
eksploitasi secara berlebihan
Mengancam kehidupan
mahluk yang bergantyung pada ekosistim Hutan Gugur
SARAN
Jangan pernah merusak
ekosistim hutan.
Jagalah selalu
lingkunagan kita karana ayang akan merawat lingkungan ini siapa lagi kalau
bukan kita.
Karana kita sangat
memerlukan lingkungan dan tanpa adanya lingkungan kita tidak akan bisa hidup.
Sumber
:
http://antonrace242.blogspot.co.id/2009/07/hutan-dan-pemanfaatannya.html
http://ahleeya.blogspot.co.id/2014/01/makalah-tentang-bioma.html